Senin, 28 Maret 2011

Keajaiban Pikiran


Ada suatu Prinsip tentang pikiran yaitu "Bila Anda pikir Anda bisa , maka Anda bisa...tetapi bila Anda pikir Anda tidak bisa, maka Anda tidak bisa".

Anda percaya dengan prinsip pikiran di atas? Jika belum percaya , memang prinsip tersebut perlu kita perbaiki menjadi seperti ini:

"Bila Anda pikir Anda bisa, maka InsyaaAllah Anda bisa...tetapi bila Anda pikir Anda tidak bisa, maka InsyaAllah Anda tidak bisa"

Sudah mulai nyaman dengan prinsip pikiran ini??

Untuk lebih memahami prinsip utama dari pemikiran ini, ada beberapa poin yang harus kita pahami.
  • Anda memiliki kemampuan belajar. Jadi saat ini Anda tidak bisa, setelah Anda belajar maka Anda akan bisa.
  • Anda perlu mempeluas wawasan , sebab sering kali sesuatu yang kita anggap sulit karena kita tidak memiliki wawasan tentangnya.
  • Suatu pekerjaan atau keterampilan yang dilakukan dengan sangat baik oleh orang lain biasanya hasil dari belajar atau latihan yang keras/atau lama. Jika Anda telah mencoba tetapi belum bisa, mungkin saja Anda perlu belajar dan latihan lagi.
  • Banyak hal yang kita anggap tidak bisa karena kita belum pernah mencobanya.
  • Masalah citra diri, seringkali anggapan kita terhadap diri kita dibawah kemampuan kita sebenarnya.
Inilah keajaiban berpikir. Jika Anda mengubah cara berpikir Anda, kehidupan Anda pun ikut berubah. Jika pikiran Anda berubah kearah positif maka kehidupan Anda menuju arah yang positif. Sekali Anda dapat merangkul sepenuhnya kekuatan pemikiran Anda, maka kekuatan itu akan mengubah cara Anda menjalani kehidupan.

Minggu, 27 Maret 2011

Hilangkan Prasangka


Ketika anda memandang suatu persoalan, tanggalkan prasangka-prasangka.
Prasangka itu bagaikan sepatu yang nyaman dipakai namun tidak dapat digunakan untuk berjalan.
Prasangka memberikan jawaban sebelum anda memberikan pertanyaannya.
Dan seburuk-buruknya jawaban adalah bila anda tidak paham akan masalahnya.
Biarkan fakta yang tampak dihadapan anda terima apa adanya.
Jangan biarkan prasangka menyeret anda ke ujung lainnya.
Mungkin anda merasa nyaman dengan prasangka anda, namun sebenarnya ia berbahaya di waktu yang panjang.
Bila anda telah mampu melepaskan prasangka, anda menemukan pandangangan yang lebih jernih, keberanian untuk mengatasi masalah dan jalan yang lebar.

Bila anda mengenakan kacamata maka yang melihat tetaplah mata anda bukan kacamata anda. Dan keadaaan yang sebenarnya terjadi adalah apa yang dibalik kacamata. Bukan yang terpantul pada kacamata anda.

Demikian pula halnya dengan diri kita yang sesungguhnya melihat adalah hati kita melalui mata kita. Prasangka itu adalah debu-debu pikiran yang mengaburkan pandangan hati sehingga kita tak mampu melihat dengan baik. Usaplah prasangka sebagaimana kita menyingkirkan debu dari kacamata karena keinginan kita untuk melihat lebih jelas dan jernih lagi.

Rabu, 23 Maret 2011

Berterimakasihlah pada setiap ide yang diterima


“Dari mana idenya?” Sering mendengar pertanyaan itu.

ide sesuatu yang abstrak, tapi punya manfaat besar dan bahkan mampu mengubah hidup anda selanjutnya. Benar… produk-produk yang hadir di sekeliling kita pun semuanya dibuat berawal dari ide.

Dimulai dari ide yang membuat bangunan-bangunan tinggi kokoh terbangun. Dari ide mulanya, sampai kemudian jaringan koneksi antar komputer yang dinamakan internet terbentuk. Dari ide yang membuat mobil-mobil berkecepatan tinggi dibuat. Semuanya berawal dari ide.

Tapi tidak semua orang kemudian bersikap ramah pada ide. Kadang ada orang yang menolak datangnya ide-ide baru. Kenapa?

Salah satu penyebabnya bisa karena kita terlalu sibuk dengan kegiatan yang dijalani. Pekerjaan di kantor yang demikian padat atau rutinitas yang tinggi mungkin membuat kita tak sempat “menghela nafas” dan merenung sejenak guna mendapatkan ide-ide baru.

Bekerja tentu hal yang baik. Namun menjadi kurang baik kalau pekerjaan itu sampai membelenggu anda. Membuat anda hanya bergerak dari satu jadwal ke jadwal yang lain. Membuat seolah isi kepala anda (hanya) penuh dengan berbagai target yang harus diselesaikan.

Cobalah santai sebentar… Hidup ini indah. Hidup ini begitu membahagiakan. Anda tinggal dikelilingi orang-orang tersayang anda. Hirup udara yang segar, dan saat itu rasakan kalau waktu tidak bergerak. Curahkan perhatian anda hanya untuk rileks dan siap menerima ide baru apapun.

Lalu…

ucapkan terimakasih–minimal dalam hati–untuk setiap ide yang anda terima.

Mungkin setiap ide yang anda dapat waktu itu tidak bisa langsung anda ACTION-kan. Tidak jadi soal. Yang penting, anda jangan lupa mencatatnya danmenjadwalkan waktu untuk mengkajinya lebih jauh untuk melihat kemungkinan anda ACTION-kan dalam waktu dekat.

Jadi poin pentingnya adalah…

Jangan pernah menolak setiap ide yang datang pada diri anda, dari manapun ide itu datang dan sesibuk apapun anda.

Hidup ini penuh dengan kesempatan. Kesempatan untuk menjadi lebih cerdas,lebih kaya, lebih bahagia, dan lebih sukses. Dan kesempatan-kesempatan itu tumbuh bersama ide-ide yang datang pada anda.

Jadi, tidak ada lagi alasan untuk menolak ide-ide yang datang pada anda bukan?

www.jokosusilo.com

Selasa, 22 Maret 2011

Memberi tanpa pertimbangan

Cobalah untuk mengawali suatu hari anda dengan niat untuk memberi.

Mulailah dengan sesuatu yang kecil yang tak terlalu berharga di mata

anda. Mulailah dari uang receh. Kumpulkan beberapa receh yang mungkin

tercecer di sana-sini. hanya untuk satu tujuan: diberikan. Apakah anda

sedang berada di bis kota yang panas, lalu datang pengamen bernyanyi

memekakkan telinga. Atau. anda sedang berada dalam mobil ber-ac yang

sejuk, lalu sepasang tangan kecil mengetuk meminta-minta. Tak peduli

bagaimana pendapat anda tentang kemalasan, kemiskinan dan lain

sebagainya. Tak perlu banyak pikir, segera berikan satu dua keping pada

mereka.


Barangkali ada rasa enggan dan kesal. Tekanlah perasaan itu seiring

dengan pemberian anda. Bukankah, tak seorang pun ingin memurukkan

dirinya menjadi pengemis. Ingat, kali ini anda hanya sedang "berlatih"

memberi; mengulurkan tangan dengan jumlah yang tiada berarti?

Rasakan saja, kini sesuatu mengalir dari dalam diri melalui telapak tangan

anda. Sesuatu itu bernama kasih sayang.

Memberi tanpa pertimbangan bagai menyingkirkan batu penghambat arus

sungai. Arus sungai adalah rasa kasih dari dalam diri. Sedangkan batu

adalah kepentingan yang berpusat pada diri sendiri. Sesungguhnya, bukan

receh atau berlian yang anda berikan. Kemurahan itu tidak terletak di

tangan, melainkan di hati.

Senin, 21 Maret 2011

Bersyukur pada apa saja


Anda wajib mensyukuri apa pun yang menimpa anda. Ini bukan masalah

keberuntungan. Bersyukur menuntun anda untuk senantiasa

menyingkirkan sisi negatif dari hidup. Orang lain mungkin mengatakan

bahwa anda tidak realistis. Namun, sebenarnya sikap anda jauh lebih

realistis, yaitu membebaskan diri anda dari kecemasan atas kesalahan.


Bersyukur mendorong anda untuk bergerak maju dengan penuh antusias.

Tak ada yang meringankan hidup anda selain sikap bersyukur. Semakin

banyak anda bersyukur semakin banyak anda menerima.Semakin banyak

anda mengingkari, semakin berat beban yang anda jejalkan pada diri

anda. Kebanyakan orang lebih terpaku pada kegagalan lalu

mengingkarinya. Sedikit sekali yang melihat pada keberhasilan lalu

mensyukurinya. Karena, anda takkan pernah berhasil dengan menggerutu

dan berkeluh kesah.Anda berhasil karena berusaha. Sedangkan usaha

anda lakukan karena anda melihat sisi positif. Hanya dengan bersyukurlah

sisi positif itu tampak di pandangan anda.


Maksimalkan potensi diri


Anda sedang mencari-cari peluang usaha yang bisa diandalkan dan mampu menjamin hidup anda seterusnya tanpa harus mengalami status P7 (PERGI PAGI PULANG PETANG PENGHASILAN PAS-PASAN) seumur hidup?

Atau anda sebetulnya sudah memiliki usaha, namun perkembangan usaha anda lambat, mau berkembang susah, dst?

Mari saya beritahu…

Cara menangkap peluang usaha atau bisnis itu sebenarnya sederhana. Yang anda butuhkan adalah seberapa baik insting anda mengendus peluang usaha.

Bagi anda yang belum gabung di AsetVirtual.com, buruan join di AsetVirtual.com. Ini adalah peluang usha anda. Jangan salahkan saya kalau lahan-lahan tersebut keburu diisi orang lain.

go action


Minggu, 20 Maret 2011

Berpikir Positif Maksimalkan Potensi Diri

Pikiran positif adalah pikiran yang dapat membangun dan memperkuat karakter. Ini juga berarti bahwa kita bisa menjadi pribadi yang matang dan kuat, lebih berani menghadapi tantangan , dan melakukan hal yang hebat.

Pikiran positif tidak akan membuat kita berhenti karena keterbatasan dan kelemahan kita, namun justru pikiran positif akan membuat kita mencari kekuatan kita hari demi hari.

Pikiran positif datang dari kepercayaan dan keteguhan, sedangkan pikiran negatif datang dari keragu-raguan.

Jadi kita tidak perlu ragu akan kemampuan kita. Kita harus percaya pada kemampuan kita yang membuat kita kuat dan terus bersikap positif. Jangan menjadikan alasan-alasan sebagai kebiasaan kita. Sikap seperti ini tak akan membuat kita menjadi pemenang dan hebat dalam kehidupan ini. Sikap seperti inilah yang akan membunuh ambisi, melemahkan kemauan, dan membahayakan diri kita sendiri.

Orang-orang yang terus dikelilingi oleh ketakutan tak tahu betapa banyaknya pikiran-pikiran negatif yang mempengaruhi mereka setiap harinya. Mereka membatasi diri mereka sendiri dengan sugesti bahwa diri mereka tidak berharga. Mereka tidak berpikir bagaimana caranya agar sukses, tetapi mereka justru berpikir bagaimana mereka gagal.

Dalam membangun kebiaasan berpikir positif adalah dengan hanya melihat yang terbaik dalam diri kita dan orang lain , percaya bahwa kita mampu melakukan hal-hal besar yang menentukan keberhasilan kita. Apa yang kita lakukan kemarin menentukan diri kita hari ini, dan apa yang kita lakukan hari ini akan menentukan jadi apa kita besok.

Coba tanyakan pertanyaan berikut : Apakah kita mendapat manfaat dari pikiran negatif? Apakah kita ingin memikirkan sesuatu yang akan menghambat diri kita untuk melakukan hal-hal hebat? Apakah kita menginginkan pikiran negatif yang pasti akan membawa ketidakpuasan, kesediahan dan kegagalan?

Jika Anda seperti saya, pasti jawaban Anda untuk semua pertanyaan tersebut adalah 'tidak'. Namun jika kita tidak waspada , pikiran seperti itu akan menyelundup masuk dalam kepala kita. Cara yang terbaik untuk mencegahnya adalah dengan terus mengisi pikiran kita dengan pikiran positif, dengan berpikir bahwa kita adalah bagian dari ciptaan Tuhan yang Hebat dan Sempurna, yang punya kemungkinan tak terbatas, yang terus tumbuh baik secara mental dan spritual, serta terus berjalan menuju keberhasilan.

Akhir kata, teruslah berpikir positif, karena "Keberanian sejati timbul dari kesabaran yang terus menerus". Marilah kita mengarahkan pikiran kita pada hal-hal besar dan inspiratif, sehingga kita bisa hidup dengan potensi kita yang sebesar-besarnya.