Minggu, 03 April 2011

Atas Nama Cinta

Bagaimana seseorang tahan berjam-jam bekerja seolah tak mengenal lelah? Apapula rahasia pekerja rig lepas pantai yang meninggalkan anak istri bertarung dengan angin dan badai? Bagaimana jika dengan para petani, nelayan, kuli, supir angkutan, pekerja berat yang tahan membanting tulang ditengah terik panas atau dingin malam? Kekuatan apa yang mendorong mereka begitu kuat secara fisik dan tangguh secara mental?
Sedangkan di sudut sempit yang lain, banyak orang mengeluh karena persoalan yang tak lebih besar dari ujung kuku.
Kekuatan itu bernama cinta. Cinta yang melahirkan harapan dan pengabdian bagi kepada siapakah mereka mempersembahkan hasil kerja mereka; kepada keluarga nun jauh disana; kepada masyarakat banyak yang membutuhkan karya mereka; kepada alam yang mengasuh mereka; kepada masa depan kehidupan yang sejahtera; atau kepada hati tempat cinta itu mengalir.
Bila anda berkeluh kesah hanya karena harus memperpanjang waktu kerja anda beberapa jam saja, maka kenanglah mereka . Beliau memiliki sesuatu yang kita cintai,
yang kepadanya ia ulurkan kerja. Kepada beliau kita belajar pengabdian atas nama cinta.

Sabtu, 02 April 2011

Open your heart, then it will find its own way

Banyak orang bilang, cinta begitu sulit ditebak. Ia bagaikan burung yang menari-nari disekeliling kita, mengepakkan sayapnya yang penuh warna, memikat dan menarik hati kita untuk menangkapnya.
Saat kita begitu menginginkan cinta dalam genggaman, ia terbang menjauh. Namun saat kita tidak mengharapkan, cinta hadir tanpa diundang. Kitapun tidak bisa memaksakan cinta sekehendak hati kita. Memang, cinta adalah fenomena hati yang sulit dimengerti.
Sebenarnya kita tidak perlu memeras otak terlalu keras untuk mengerti cinta. Bahkan semakin keras kita memikirkan cinta, maka semakin lelah pula kita.
Cinta adalah untuk dirasakan, bukan dipikirkan. Yakinlah bahwa cinta yang kita inginkan akan datang pada saat yang tepat.
Namun bukan berarti kita hanya duduk menanti cinta.
Sebarkanlah cinta pada keluarga, sahabat-sahabat kita dan sesama. Dengan memberikan cinta, maka kita telah ”mengundang” cinta untuk datang. Kita hanya perlu membuka hati. Biarkan kecantikan hati kita memancar, mempesona cinta-cinta yang terbang disekeliling kita hingga
akhirnya hinggap dan bersemayam di hati selamanya.
Open your heart, then it will find its own way…..

Jumat, 01 April 2011

Kekuatan kata-kata

Coba anda bayangkan di suatu sore hari hujan yang sangat lebat. Anda melihat serombongan anak kecil. Mereka masing-masing membawa sebuah payung di tangannya. Tanpa menghiraukan tubuh mereka yang basah kuyup. Dan kadang-kadang tubuh merekapun kedinginan oleh guyuran air hujan. Mereka dengan semangatnya mulai berlarian kesana kemari untuk menawarkan jasanya kepada setiap orang yang lewat. Ya, mereka adalah anak-anak tukang ojek payung. Saat melihat hujan didalam pikiran mereka mengatakan itu rejeki. Kata-kata hujan….rejeki….hujan rejeki… terus bergema di dalam pikiran anak-anak pengojek payung ini.

Sekarang coba bayangkan ketika anda sebagai orang tua. Secara tiba-tiba hujan Turun besar di tengah jalan. Ketika itu anak anda baru pulang sekolah. Bajunya pun basah kuyup. Anda pun mengatakan lepada si kecil kata-kata “Hujan…sakit…hujan sakit….” Dan kata-kata inipun selalu anda katakan secara berulang-ulang. Di dalam pikiran anak anda yang masih kecil.

Yang menjadi permasalahan adalah bagaimana program tersebut bisa tertanam dalam pikiran bawah sadar mereka? Tentu saja jawabannya adalah pengaruh kata-kata yang kita gunakan setiap hari secara berulang-ulang. Baik lewat tulisan, gambaran, perkataan ataupun lewat perbuatan. Dalam siklus masa kanak-kanak komentar positif yang diterima anak-anak sebanyak
75 kali, dibandingkan komentar negatif yang harus diterimanya sebanyak 460 kali. Coba anda bayangkan ketika seorang anak kecil berusia dibawah lima tahun, bila setiap hari dia dihidangi kata-kata umpatan/makian dari orang tuanya. Tentu saja isi program dalam dirinya sebagian besar kata-kata umpatan atau makian tersebut.

Pertanyaan:
Kata-kata apa saja yang pernah anda masukkan dalam pikiran ANDA selama ini?